Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita Utama

Hermawi Taslim Apresiasi Musda Forkoma NTT, Simak Pesan Uskup Agung Kupang dan Wagub NTT

33
×

Hermawi Taslim Apresiasi Musda Forkoma NTT, Simak Pesan Uskup Agung Kupang dan Wagub NTT

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Forkoma PMKRI,Hermawi Taslim
banner 325x300

JAKARTA,RELASIPUBLIK.COM-Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Kupang, 25-26 Juni 2021. Musda digelar setelah Ketua Forkoma PMKRI NTT Deno Kamelus meninggal dunia pada 6 April lalu.

Pelaksanaan Musda tersebut diapresiasi khusus oleh Ketua Umum DPN Forkoma PMKRI Hermawi Taslim. Menurut dia, apa yang dilakukan Forkoma NTT menjadi bukti tetap tingginya kreatifitas para alumni PMKRI di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya sangat mengapresiasi kreatifitas tinggi yang dilakukan oleh Forkoma PMKRI NTT dengan melaksanakan Musda ini. Hanya orang-orang yang memiliki kreatifitas dan keimanan yang tinggi yang bisa melakukan hal-hal positif di era pandemi ini,” kata Taslim, melalui video singkatnya, Kamis 24 Juni 2021.

Menurutnya, pelaksanaan Musda ini menjadi bukti bahwa Forkoma PMKRI NTT masih tetap menjaga spirit dan marwah Forkoma yang dititipkan oleh pendahulu. Ia pun mengajak seluruh alumni PMKRI untuk mendoakan dua ketua Forkoma PMKRI NTT yang telah berpulang.

“Mereka telah meletakkan dasar-dasar yang kuat bagi Forkoma. Tugas kita adalah menjaga spirit dan marwah Forkoma yang dititipkan oleh para pendahulu kita,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak agar tetap mengikuti protokol kesehatan selama pelaksanaan Musda Forkoma PMKRI NTT.

Hermawi Taslim menyampaikan penjelasan terkait pelaksanaan Konferensi Nasional (Konfernas) III Forkoma PMKRI yang tertunda hampir satu tahun.

“Sebenarnya sudah hampir satu tahun persiapan Konfernas III di Makassar. Semua sudah dipersiapkan, termasuk perlengkapan dan bahan-bahan sudah ada di Makassar. Tetapi kita masih menunggu konfirmasi dari Satgas Covid-19 setempat,” terangnya.

Sementara itu secara terpisah Uskup Agung Keuskupan Kupang Mgr Petrus Turang, Pr, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Musda Forkoma NTT.

Kepada Panitia penyelenggara Musda Forkoma NTT, baik Mgr.Petrus Turang juga wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi berharap, kegitan tersebut harus lebih praktis,jangan sebatas kumpul-kumpul.

“Musda Forkoma PMKRI tidak boleh sebatas ‘kumpul-kumpul’ dan selebrasi para anggota, namun harus menghasilkan struktur dan rekomendasi kerja konkret bagi masyarakat,”imbuh mantan Anggota DPR RI dari Partai Golkar itu.

Forkoma PMKRI,menjadi kekuatan yang menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat, khususnya masyarakat di Provinsi NTT.“Forkoma harus lebih praktis. Apa yang bisa dibuat Forkoma untuk NTT. Selain itu harus memiliki ciri khas pembeda dengan aksi-aksi konkret bagi masyarakat. **DL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *