Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Terbaru

Ketika Hj.Rizayati Merawat tradisi “meugang” Jelang Puasa Ramadan di Kota Juang Bireuen

43
×

Ketika Hj.Rizayati Merawat tradisi “meugang” Jelang Puasa Ramadan di Kota Juang Bireuen

Sebarkan artikel ini
banner 325x300

RELASIPUBLIK.COM (BIREUEN)-Kamis,31 Maret, akhir bulan ketiga di tahun 2022. Sinar mentari menyemburkan cahaya, menembus bumi kota juang Bireuen di utara bumi rencong, Aceh,wilayah barat Indonesia. Posisi matahari mulai mencondong ke arah barat.

Sejak pukul 15.00 WIB, masyarakat telah berdatangan untuk mengantri dengan membawa kupon pengambilan paket/bingkisan daging Meugang (daging sapi), beras dan amplop berisi uang tunai dari Dr.Hj.Rizayati,SH.MM dan keluarga untuk dipergunakan belanja persiapan menyambut puasa Ramadan 1443 H.

Berdasarkan jadwal, pembagian paket Meugang,beras dan uang tersebut oleh panitia akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, warga sudah mulai memadati lokasi sejak pukul 15.00 WIB dengan menjaga prokes mengingat pandemi COVID-19 masih belum normal atau pulih seperti semua.

“Jadi,acara pembagian paket Meugang,bersa dan uang kali ini berjalan cukup ketat dengan .Meski demikian suasana berjalan sangat tertib. Mulai dari anak-anak, orang tua,laki,perempuan dengan jalur antrian terpisah antara laki-laki dan perempuan.Mereka sangat antusias,” kata Feri,salah seorang warga Bireuen kepada media ini.

Ya, hari ini adalah hari Kamis tanggal 31 Maret 2022 dimana sang Presiden Direktur PT Imza Rizki Jaya (IRJ) Group Hj.Rizayati bersama keluarga ingin berbagi berkah dari rezeki yang dititipkan oleh sang Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi, Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam kepada masyarakat dan atau keluarga yang kurang mampu berupa 1.000 (seribu) paket “Meugang” (daging Sapi-red), 1.000 sak beras dan sejumlah uang tunai kepada anak-anak yatim, dan kaum duafa.

“Meugang adalah salah satu tradisi masyarakat Aceh saat saat memasuki bulan suci Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.Menyembelih sapi atau kerbau menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh. Tradisi membagi-bagikan daging meugang dan beras serta sejumlah uang untuk anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa merupakan cara merawat tradisi masyarakat Aceh,” kata Hj.Rizayati kepada awak media di Jakarta.

Tahun ini, Hj Rizayati membagikan 1.000 paket daging sapi,1 sak beras dan sejumlah uang tunai kepada penerima.

“Alhamdulillah seperti biasanya setiap tahun, meskipun belum bisa pulang kampung, kami tetap peduli kepada masyarakat miskin di Aceh, terutama anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa,” kata Cut Nyak.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Indonesia Terang (DPP Pinter) atau Presiden Pinter, Hj Rizayati berharap bantuan itu dapat membantu meringankan beban warga kurang mampu, untuk bisa menikmati daging meugang bersama keluarganya menjelang bulan puasa Ramadhan tahun ini.

Sebagaimana diketahui, menjelang puasa Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, hari meugang menjadi tradisi masyarakat Aceh. Setiap rumah di Bumi Serambi Mekkah Aceh tentu harus ada daging meugang untuk dimakan bersama anggota keluarga.

Namun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, ekonomi masyarakat kelas bawah masih terjepit. Sehingga ada masyarakat miskin atau kurang mampu di Aceh yang tidak mampu membeli daging meugang karena harganya cukup tinggi yaitu Rp 180.000-Rp 200.000 per kilogram.

Dengan kondisi ini, hampir setiap tahun Hj Rizayati membagi-bagikan daging meugang dan beras atau sembako untuk masyarakat miskin.

“Hari meugang menjadi tradisi bagi kita di Aceh, dimana setiap rumah harus masak daging meugang. Karena masih banyak masyarakat kurang mampu, menjadi tanggung jawab kita yang mampu untuk membantu sesama,” sebut Hj Rizayati.

Alhamdulillah, tahun 2022 ini kami membagikan 1.000 paket daging dan 1.000 sak beras untuk warga kurang mampu.

“Semoga berkah dan menjadi amalan bagi kami sekeluarga dan kita semua. Mari kita laksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. Selamat menunaikan ibadah puasa,” ucap Hj Rizayati.

Hj Rizayati merupakan pengusaha tingkat nasional yang sudah lama berkiprah di ibukota Jakarta. Hj Rizayati adalah penggagas Program Indonesia Terang yang aktif membantu program Pemerintah Indonesia Maju.

Atas jasa dan prakarsanya untuk Indonesia, Hj Rizayati sudah meraih berbagai piagam penghargaan tingkat nasional dan internasional. Sikapnya yang ramah dan memiliki jiwa sosial yang tinggi, membuat ibu dua anak ini hampir saban hari aktif pada berbagai kegiatan di bidang kemanusian.

Di sela-sela kesibukannya sebagai pengusaha, Hj Rizayati masih menyempatkan diri membantu masyarakat kurang mampu. Diantaranya membangun rumah untuk warga miskin, bantuan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) gratis di seluruh pelosok negeri, bantuan sembako, dan berbagai bantuan kemanusian lainnya.

Menjelang bulan Ramadhan 1443 Hijriah, istri dari H Imran Abdul Hamid ini, menyempatkan diri membagikan 1.000 paket daging meugang, 1.000 sak beras untuk masyarakat miskin di tanah kelahirannya Bireuen. ** DL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *